Inside the Old Egypt : Chapter Four

“Grypholn: 901.000!
“Hoosyeagun: 806.000!
“Wolvfeen: 389.000!
“Dragcoq: 100.000!” Para pembimbing serambi terlihat puas, kecuali Prof. Registro. Daemon serigalanya mendengus kesal. Apalagi saat Prof. Regisrto harus bersalaman pada guru Ramuan, Prof. Pomona Humus. Prof. Regisrto sangat ingin jabatan Prof. Pomona, yaitu Ramuan. Ia sendiri megajar Flora Berkhasiat. Dan ingin jabatan ayahnya sendiri, Prof. Stefanus Abram yang adalah guru Pertahanan kepada Ilmu Hitam. Akhirnya semuanya bejabat tangan. Rambut berminyak dan hidung mancung bengkok Prof. Regisrto bertemu dengan rambut putih yang digulung ketatat dan mata hijau tajam Prof. Minerva Sladden. Ia memakai kacamata bundar yang super besar, membuat matanya tampak sangat besar. Daemon Prof. Sladden berbentuk kucing kuning elegan. Sementara itu rambut keriting beruban Prof. Pomona Humus bertemu janggut perak Prof. Abram. Prof. Pomona Humus memiliki daemon burung robin.
“Selamat kepada para pemenang! Sekarang, mari kita lihat juara kelas! Juara umum 1: Jennica Abram! Juara umum 2: Alicia Slughorn! Juara umum 3: James Jerry Irene! Juara kelas 1: Robby Slughorn! Juara kelas 2: Rupert Slughorn! Juara kelas tiga: Harmony Ginger! Juara kelas 4 ke 1: Jennica Abram! Juara kelas 4 ke 2 : Alicia Slughorn! Juara kelas 4 ke 3: James Jerry Irene! Juara kelas 5: Nature Slughorn! Selamat!”
Para juara maju, kecuali Jennica mengambil piala. Jennica sekaligus mengambil dua piala. Leo melompat senang. Semua bertepuk tangan. Mereka kembali ke tempat duduk. “Waw! Alice, keluargamu hebat! dari kelas satu sampai lima hampir Slughorn semua! Wow!” seru Jennica dan James bersamaan. “Terima kasih,” jawab Alicia Slughorn. Alicia memiliki tinggi yang kurang – lebih sama dengan Jennica, tetapi ia berbeda 3 cm dari Jennica. Sama seperti Jennica, pada hari Senin ia memakai baju seragamnya. “Dan, anak – anak, jangan lupakan Last Waltz kita, besok saat perpisahan. Siapkan baju terbaik kalian!” seru Prof. Abram. Daemon Alicia adalah burung rajawali (walaupun masih bisa berubah) yang bernama King Bird melompat senang. “Lice, kau pakai baju yang mana saat last Waltz nanti?”tanya Jennica.. “Baju cream-ku yang baru, agar matching dengan George,” seru Alicia. “Kau pakai yang mana?” tanya Alicia. “Baju putih buatanku itu!” jawab Jennica.
“Oh ya, di mana kita akan berlibur nanti?” tanya Alicia pada Jennica. “Cornelius Greg tak mendapat tempat liburan untuk kita!” seru Jennica.
“Tak ada libur, maksudmu???” tanya George. George adalah anak laki – laki paling jahil di Narsimwarts. Ia memiliki tinggi 150cm, dan pipinya agak berbintik – bintik. Daemon George adalah elang. “Apa urusanmu dengan liburan kami?” tanya Alicia. “Alice.... aku dan saudaraku akan ikut berlibur besama kalian! James, kau ikut?” seru Goerge. “Ya... tentu saja!” seru James. James adalah anak laki – laki paling baik di Narsimwarts. Ia lebih tinggi sedikit dari George, kira – kira 2cm lebih tiggi dari George. Wajahnya berwarna sawo matang segar, seperti umumnya orang – orang Indo-Malay. “Deb??? Kau ikut?” tanya Jennica. “Baik, aku ikut!!!” seru Debora mantap. Debora adalah saudara sepupu Jennica satu – satunya. Rambutnya hanya setelinga, sementara Alicia dan Jennica memiliki rambut yang panjangnya sepundak. Daemonnya berbentuk kelinci, yang ia beri nama Hammer. Hammer berarti palu. Rambut Debora keriting. Dan, seseorang yang cinta padanya, Fred, adalah saudara George, adik George, yang lahir 1 hari setelah George. George lahir tanggal 13 April, sementara Fred 14 April. Fred memiliki rambut keribo, dan sangat serasi dengan Debora. Ia adalah orang yang sangat gila Ball, perbainan bola di udara dengan alat terbang sapu terbang. Ia selalu lapar. Daemonnya sama seperti George, berbentuk burung elang.
Seperti yang dijanjikan oleh Prof. Abram, terdapat kambing guling di sana! Jennica makan dengan lahap makanan yang amat di sukainya itu! Daemonnya hanya bermain dengan wildcat (kucing liar) daemon milik James, yang bernama Mark.

No comments:

Post a Comment