Juga ada pintu cadangan kedua, yang membawamu ke The Woods Beetween The Worlds- Hutan diantara Dunia-Dunia. Cara masuk ke pintu ini cukup mudah. Kau harus masuk ke saluran air yang sdekat lampu tiang. Itu wajib, sebab, jika tidak ada lampu tiang, berarti itu jauuuuh sekali dari mata air hutan diantara dunia-dunia yang langsung ke Narsimwarts.
Oleh karena tidak ada noman (istilah untuk makhuk non sihir) mana pun yang bisa masuk, negeri ini aman sentosa, walau pun ada si jahat Wizamot dan makhluk seramnya.
Jennica harus sabar menagani semua ini. “Jennica, mari, kita makan bersama di Aula besar. Para elf sudah membuat makanan yang enak-enak. Ada kambing guling, dan lain-lain. Oh, ada sate sapi, daging domba panggang, es krim, dan lain-lain. Dan juga ada,” seru Prof Abram. “Oh, jangan anda bilang tantang domba panggang, apa lagi kambing guling! Ayo, kita harus cepat ke bawah,” seru Jennica. Leo memperlihatkan ekspresi tersenyum dan kaget.
Makan malam ini adalah makan malam penutupan tahun ajaran 1995-1996 pada bulan Juli 1996. Semua murid wajib datang ke sana. Murid-murid dari keempat serambi sekolah wajib ikut. Murid Dragcoq (dibaca drakok) 200, murid Wolvfeen (di baca wolfin) 180, murid Hoosyeagun (dibaca husiigun) 200 dan murid Grypholn (di baca gripholn) 100.
“Ya, tak terasa sudah satu tahun ajaran di Narsimwarts berlalu. Tentu sangat menyenangkan. Dan, pasti semua sudah mempelajari pelajaran yang baru bukan? Sulitkah? Kami para guru sudah memutuskan pelajaran wajib untuk tahun ajaran 1996-1997 adalah: Pertahanan terhadap Ilmu Hitam, Transfigurasi, Sejarah, Flora Berkhasiat, Ramuan, Pengetahuan tentang Fauna-Fauna dan Flora- Flora Dunia Sihir, Bahasa, Arithmathic.
“ Dan, untuk tahun ini, pasti ada juara, bukan? Nah juara antar serambi adalalah Juara 1 adalah serambi Grypholn! Dimohon ketua murid mengambil piala,” seru Prof Abram. Jennica, selaku Ketua Murid serambi Grypholn, maju mengambil piala. Prof Abram melanjutkan, “ Juara dua Hoosyeagun! Juara tiga Wolvfeen! Juara terakhir: Dragcoq! Mari, ini dia poin mereka.
“Grypholn: 901.000!
“Hoosyeagun: 806.000!
“Wolvfeen: 389.000!
“Dragcoq: 100.000!” Para pembimbing serambi terlihat puas, kecuali Prof. Registro. Daemon serigalanya mendengus kesal. Apalagi saat Prof. Regisrto harus bersalaman pada guru Ramuan, Prof. Pomona Humus. Prof. Regisrto sangat ingin jabatan Prof. Pomona, yaitu Ramuan. Ia sendiri megajar Flora Berkhasiat. Dan ingin jabatan ayahnya sendiri, Prof. Stefanus Abram yang adalah guru Pertahanan kepada Ilmu Hitam. Akhirnya semuanya bejabat tangan. Rambut berminyak dan hidung mancung bengkok Prof. Regisrto bertemu dengan rambut putih yang digulung ketatat dan mata hijau tajam Prof. Minerva Sladden. Ia memakai kacamata bundar yang super besar, membuat matanya tampak sangat besar. Daemon Prof. Sladden berbentuk kucing kuning elegan. Sementara itu rambut keriting beruban Prof. Pomona Humus bertemu janggut perak Prof. Abram. Prof. Pomona Humus memiliki daemon burung robin.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment